BANDUNG, Panitia pelaksanaan qurban Masjid Baitul Mu’min mengadakan kerja bakti di area penyembelihan qurban pada Ahad, (24 Mei 2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan teknis menjelang pelaksanaan ibadah qurban agar seluruh area, peralatan, dan kebutuhan panitia siap digunakan pada hari H.
Kerja bakti dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Sejumlah pekerjaan utama telah dilakukan, mulai dari membersihkan dan membenahi area parkir sapi, memasang tiang gantungan untuk pengulitan sapi dan kambing, mengecek alat penyembelihan, menggali lubang untuk kotoran sapi dan area penyembelihan kambing, hingga memastikan kran air masih layak pakai.
Ketua Panitia Qurban, Ustaz Aji Jatmika, menyampaikan bahwa kerja bakti ini menjadi langkah awal yang penting agar pelaksanaan qurban berjalan tertib dan lancar.
“Persiapan ini kami lakukan sejak awal agar pada hari pelaksanaan nanti semua kebutuhan teknis sudah siap. Kami ingin proses qurban berjalan aman, tertib, bersih, dan memberi kenyamanan bagi para mudhohi maupun panitia,” ujar Ustaz Aji Jatmika.
Selain pekerjaan yang telah selesai, panitia juga menyiapkan sejumlah agenda lanjutan. Pada Selasa pagi, panitia akan melakukan penyambungan listrik dari Pos RT 08 serta pemasangan tenda untuk area penurunan daging, penimbangan, pengrecahan, pembungkusan, dan distribusi. Sementara itu, pemasangan tenda dan kursi untuk registrasi serta ruang tunggu para mudhohi dijadwalkan pada Selasa sore.
Korlap Panitia Qurban, Bapak Agus Kurnia, menjelaskan bahwa kesiapan lapangan menjadi perhatian utama karena pelaksanaan qurban melibatkan banyak seksi kerja.
“Kami memastikan setiap titik kerja sudah tertata, mulai dari area hewan qurban, tempat penyembelihan, pengolahan daging, distribusi, hingga konsumsi panitia. Jika masih ada kekurangan dari tiap seksi, segera koordinasikan dengan seksi perlengkapan,” jelas Bapak Agus Kurnia.
Dalam kerja bakti tersebut, panitia juga membersihkan area perebusan, memasang lampu di area parkir sapi, menyiapkan bambu untuk patok pengikat kambing, menyiapkan area pengumpulan kulit, kaki, kepala sapi dan kambing, buntut sapi, serta bagian lainnya. Selain itu, area konsumsi panitia dipusatkan di Pos RT 08, sedangkan barang-barang perlengkapan akan disimpan di Pos RT 07.
Ketua RW 15, Bapak Heru Heryanto, mengapresiasi keterlibatan warga dan panitia dalam mempersiapkan kegiatan qurban secara bersama-sama.
“Kegiatan seperti ini menunjukkan kekompakan warga. Pelaksanaan qurban bukan hanya soal penyembelihan hewan, tetapi juga tentang kebersamaan, gotong royong, dan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Bapak Heru Heryanto.
Panitia juga memastikan beberapa kebutuhan pendukung lainnya, seperti timbangan kecil, meja untuk tim distribusi, kelayakan kendaraan transportasi, pengecekan mesin alat potong tulang, serta kesiapan armada ambulans di dekat area qurban sebagai dukungan bagi seksi P3K. Rompi panitia yang jumlahnya terbatas akan dibagikan kepada penanggung jawab masing-masing seksi sehari sebelum hari H.
Ketua DKM Baitul Mu’min, Ustaz Uwes Fatoni, berharap seluruh rangkaian persiapan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menghadirkan pelayanan ibadah qurban yang lebih baik.
“Qurban adalah ibadah sosial yang membutuhkan keikhlasan, kerapihan, dan tanggung jawab bersama. Semoga seluruh panitia diberi kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam menjalankan amanah ini,” tutur Ustaz Uwes Fatoni.
Panitia berharap seluruh seksi dapat hadir atau mengirimkan perwakilan dalam setiap tahapan persiapan. Dengan kerja bakti dan koordinasi yang matang, pelaksanaan qurban di Masjid Baitul Mu’min diharapkan berjalan lancar, tertib, dan membawa manfaat bagi masyarakat.
Kerja bakti diakhiri dengan makan bersama yang disiapkan oleh warga RT 04 dengan koordinator Ibu Leni Tresnawati. Nampak panitia menikmati hidangan yang disiapkan.



